Ditulis tanggal: 2010-02-04
Salah satu merek jamu terkenal adalah Jamu Jago. Pabrik pembuatnya tercatat sebagai pabrik jamu pertama di Indonesia. PT Jamu Jago didirikan pada tahun 1918. Perusahaan ini berkomitmen menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan higienis yang hanya menggunakan bahan-bahan alami tanpa bahan kimia dengan menerapkan Metode Pembuatan Obat Tradisional yang Baik.
PT Jamu Jago telah memproduksi lebih dari 138 macam jamu. Produk Jamu Jago banyak digunakan masyarakat Indonesia untuk menyembuhkan penyakit, menjaga stamina, memperindah penampilan, dan menjaga kesehatan. Sampai sejauh ini produk-produk Jamu Jago telah melanglang buana antara lain ke Jepang, Malaysia, Singapura, Kanada, dan...
Selengkapnya di Blog PernikMuslim.com »
PT Jamu Jago telah memproduksi lebih dari 138 macam jamu. Produk Jamu Jago banyak digunakan masyarakat Indonesia untuk menyembuhkan penyakit, menjaga stamina, memperindah penampilan, dan menjaga kesehatan. Sampai sejauh ini produk-produk Jamu Jago telah melanglang buana antara lain ke Jepang, Malaysia, Singapura, Kanada, dan...
Selengkapnya di Blog PernikMuslim.com »
Majalah & Buku Islam
Kata Mereka
"Assalamu'alaikum wr.wb
alhamdulillah pesanan saya sudah datang senin kemarin busana muslimah dan obat2an plus bonus buku yang sangat bermanfaat buat saya...
pertama kali saya lihat situs ini, saya tertarik untuk mencoba belanja online tapi pada awalnya saya ragu-ragu karena takut bahwa ini tipuan, karena sekarang banyak sekali penipuan dengan berbagai cara melalui internet yang mengatas namakan agama islam... tapi ternyata pernikmuslim ini sangat berbeda, belanja online ini benar2 JUJUR, dari mulai produk yang ditawarkan, proses pembayaran hingga proses pengiriman...
saran saya bagi pernikmuslim, lebih ditambah lagi ya produknya, terutama busana muslimahnya
insyaAllah buat kedepannya saya akan belanja lagi di pernikmuslim
Wassalamu'alaikum wr.wb
"
Artikel Islam Hari Ini
Kewajiban Berbakti Kepada Orang Tua
Ditulis oleh: Syaikh Muhammad bin Shâlih al-'UtsaimînMarilah kita bertakwa kepada Allah. Kita laksanakan kewajiban yang telah diperintahkan Allah Subhanahu wa Ta'ala, yaitu berupa hak-hak-Nya dan hak para hamba-Nya. Dan ketahuilah, hak manusia yang paling besar atas diri kalian ialah hak kedua orang tua dan karib kerabat. Allah menyebutkan hak tersebut berada pada tingkatan setelah hak-Nya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وا عبدوا الله ولأ تشر كوا به شيئا وبااولدين احسنا
"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa ... " [an-Nisâ`/4:36].
Begitu pula Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman dalam surat Luqmân/31 ayat 14:
وو صينا الأنسن بو لد يه
"(Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya, ...)"
Selanjutnya Allah menyebutkan alasan perintah ini, yaitu:
حملته أمه وهنا على وهن
"(ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah)".
Yakni keadaan lemah dan berat ketika mengandung, melahirkan, mengasuh dan menyusuinya sebelum kemudian menyapihnya.
Kemudian Allah berfirman:
وفصله فى عا مين أن اشكر لى ولو لد يك الى المصير
"(dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu. Hanya kepada-Kulah kembalimu)".
Nabi telah menjadikan bakti kepada orang tua lebih diutamakan daripada berjihad di jalan Allah. Disebutkan dalam shahîhaian dari 'Abdullâh bin Mas'űd, ia berkata:
سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
"Aku bertanya kepada Nabi; "Amalan apakah yang paling utama?" Beliau menjawab,"Shalat pada waktunya." Aku bertanya lagi: "Kemudian apa lagi?" Beliau menjawab,”Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi: ”Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab,”Berjihad di jalan Allah.”
Dikisahkan dalam kitab Shahîh Muslim, bahwa ada seseorang datang kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam seraya berkata: "Aku berbaiat kepadamu untuk berhijrah dan berjihad di jalan Allah. Aku mengharap pahala dari Allah.” Beliau bertanya,”Apakah salah satu dari kedua orang tuamu masih hidup?” Ia menjawab,"Ya, bahkan keduanya masih hidup,” beliau bersabda,”Engkau mencari pahala dari Allah?” Ia menjawab,”Ya." beliau bersabda,"Pulanglah kepada kedua orang tuamu, kemudian perbaikilah pergaulanmu dengan mereka."
Selengkapnya di kolom Artikel Islam PernikMuslim.com »





